Pengaruh Terapi Guided Imagery Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre-Operasi Sectio Caesarea Dengan Spinal Anestesi
Keywords:
Anxiety, Guided Imagery, Preoperative, Sectio Caesarea, Spinal AnesthesiAbstract
Sectio caesarea merupakan tindakan pembedahan yang sering menimbulkan kecemasan, terutama saat pre-operasi. Kecemasan berlebih dapat mengganggu kondisi fisiologis pasien dan proses anestesi. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan adalah terapi guided imagery, yaitu teknik relaksasi dengan membayangkan suasana menyenangkan untuk menenangkan pikiran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi guided imagery terhadap tingkat kecemasan pasien pre-operasi sectio caesarea dengan spinal anestesi. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 58 pasien yang dipilih secara purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner APAIS. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi, sebanyak 44 pasien (75,9%) mengalami kecemasan sedang dan 14 pasien (24,1%) kecemasan ringan. Setelah terapi guided imagery diberikan selama 15 menit, sebanyak 42 pasien (72,4%) mengalami kecemasan ringan dan 16 pasien (27,6%) tidak mengalami kecemasan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), menandakan adanya perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Terapi guided imagery efektif menurunkan tingkat kecemasan pasien pre-operasi sectio caesarea dengan spinal anestesi, dan direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan non-farmakologis.