Edukasi Sadari Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Siswi SMA Muhammadiyah 1 Surakarta

Authors

  • madhani Putri Wahyuningtyas DIII Kebidanan/Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhamamdiyah PKU Surakarta
  • Nevia Zulfatunnisa DIII Kebidanan/Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhamamdiyah PKU Surakarta
  • Tria Puspita Sari DIII Kebidanan/Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhamamdiyah PKU Surakarta

Keywords:

SADARI, kanker payudara, remaja, siswi SMA, pengabdian masyarakat

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angka kejadian tertinggi pada
perempuan. Rendahnya kesadaran dan pengetahuan deteksi dini menyebabkan sebagian besar kasus
ditemukan pada stadium lanjut. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan metode deteksi
dini yang mudah, murah, dan dapat dilakukan secara mandiri, sehingga penting dikenalkan sejak usia
remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswi
SMA tentang SADARI melalui edukasi kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan adalah one group
pre-test dan post-test design dengan jumlah responden 20 siswi SMA. Intervensi dilakukan melalui
ceramah interaktif, media audiovisual, leaflet, serta demonstrasi SADARI menggunakan phantom
payudara. Instrumen penilaian berupa kuesioner pengetahuan berjumlah 10 item. Hasil menunjukkan
adanya peningkatan rerata skor pengetahuan dari 56,5 pada pre-test menjadi 85,0 pada post-test.
Edukasi SADARI terbukti efektif meningkatkan pengetahuan siswi SMA dan direkomendasikan sebagai
program promotif preventif di lingkungan sekolah.

Downloads

Published

2024-11-30