Optimalisasi Kesehatan Wanita Usia Subur melalui Konsultasi Gizi dan Pemeriksaan Kesehatan

Authors

  • Azzahra Putri Anindita S1 Gizi/ Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
  • Pingkan Setyowati S1 Gizi/ Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
  • Fanisya Adeni Rizkynandya S1 Gizi/ Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
  • Khayana Suci Hapsari S1 Gizi/ Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
  • Iqbal Hernanda Syahputra S1 Gizi/ Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
  • Retno Dewi Noviyanti S1 Gizi/ Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta
  • Dewi Pertiwi Dyah Kusudaryati S1 Gizi/ Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta

Keywords:

Deteksi Dini, Konsultasi Gizi, Pemeriksaan Kesehatan, Wanita Usia Subur (WUS)

Abstract

Wanita usia subur (WUS) merupakan kelompok penting dalam upaya pencegahan masalah gizi dan
penyakit tidak menular karena kondisi kesehatan pada masa reproduktif berhubungan dengan kesehatan
jangka panjang dan kesiapan kehamilan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan
dan kesadaran WUS melalui konsultasi gizi dan pemeriksaan kesehatan di RW 04, RW 07, dan RW 09
Kelurahan Pasar Kliwon, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta. Kegiatan disusun berdasarkan
pengambilan data dasar dan prioritas masalah, yang menunjukkan adanya hubungan antara asupan
lemak dan status gizi pada 30 WUS. Pelaksanaan berupa edukasi gizi, konsultasi individual, serta
pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan massa lemak tubuh. Kegiatan dilaksanakan di Pendopo
Kelurahan Pasar Kliwon pada 1 Februari 2025, yang diikuti sebanyak 33 peserta. Peserta memberikan
partisipasi aktif berupa penyampaian masalah gizi dan antusiasme mengikuti pemeriksaan kesehatan.
Kegiatan berjalan dengan dukungan perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan peserta.
Hambatan utama adalah penyesuaian waktu kegiatan dengan waktu warga. Program menunjukkan
bahwa pendekatan kombinasi konsultasi gizi dan skrining kesehatan dapat menjadi pintu masuk edukasi
serta deteksi dini di tingkat komunitas, dengan kebutuhan tindak lanjut dan evaluasi outcome yang lebih
terukur.

Downloads

Published

2025-05-31