Pengaruh Penerapan Slow Deep Breathing Dan Nature Sound Terhadap Intensitas Nyeri Pasien Post Sectio Caesarea

Authors

  • Herliana Ulfa ITSK dr. Soepraoen Malang
  • Anik Sri Purwanti ITSK dr. Soepraoen Malang

DOI:

https://doi.org/10.26576/profesi.v24i1.337

Keywords:

Slow deep breathing, Nature sound, Intensitas Nyeri, Post Sectio Ceasarea

Abstract

Sectio Caesarea adalah prosedur bedah yang dilakukan untuk melahirkan bayi melalui sayatan pada dinding perut. Ketidaknyamanan yang dialami ibu setelah SC adalah nyeri akut akibat trauma pembedahan. Upaya untuk mengatasi nyeri post SC dengan memberikan teknik slow deep breathing dengan nature sound. Slow deep breathing efektif untuk menurunkan intensitas nyeri. Terapi musik memiliki dampak yang baik pada suasana hati dan emosi, sehingga dapat membantu meredakan stres, mencegah penyakit, dan mengurangi rasa sakit. Kami ingin mengetahui apakah teknik pernapasan dalam yang lambat dan suara alam memengaruhi tingkat nyeri pasien setelah operasi caesar. Desain penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen Pretest-Postest Control Group Design. Sampel pada penelitian ini sebanyak 48 responden, yaitu 24 responden kelompok kontrol dan 24 responden kelompok intervensi. Dengan menggunakan teknik purposive sampling dan alat ukur numeric rating scale (NRS). Analisa data menggunakan analisa univariat dengan distribusi frekuensi dan presentase setiap kategori, analisa bivariat menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Mann-Whitney. Hasil uji statistik diperoleh nilai P value <0.001 maka P <0,05 yang menunjukkan terdapat pengaruh teknik slow deep breathing  dan nature sound terhadap penurunan intensitas nyeri pasien post SC. Sehingga terapi ini hendaknya dapat dipertimbangkan sebagai salah satu terapi non farmakologi untuk penurunan intensitas nyeri pasien post SC.

Downloads

Published

2026-03-31