Dukungan Sosial : Kunci Mengatasi Depresi pada Pasien Penyakit Kanker
DOI:
https://doi.org/10.26576/profesi.v24i1.361Keywords:
Dukungan sosial, Depresi, Pasien KankerAbstract
Pasien kanker tidak hanya menghadapi tantangan fisik, tetapi juga tekanan psikologis seperti depresi. Depresi pada pasien kanker kerap tidak terdiagnosis secara tepat sehingga berdampak terhadap penurunan kualitas hidup mereka. Hubungan antara dukungan sosial dan tingkat depresi pada pasien kanker diteliti dalam studi ini. Pendekatan kuantitatif korelasional telah digunakan, dan data dikumpulkan melalui metode survei. Sebanyak 125 pasien kanker dipilih dengan teknik convenient sampling dan mengisi Skala Multidimensional Persepsi Dukungan Sosial (MSPSS) serta Skala Depresi Beck (BDS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien telah menerima dukungan sosial yang tinggi dan mengalami tingkat depresi ringan hingga sedang. Berdasarkan uji Spearman, telah ditemukan hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial dan tingkat depresi (r = -0,815; p<0,001), yang menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diberikan, maka tingkat depresi cenderung lebih rendah. Uji chi-square juga mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara jumlah anak dan pendidikan dengan tingkat depresi. Temuan ini menegaskan pentingnya peran dukungan sosial, terutama dari keluarga, dalam menurunkan risiko depresi pada pasien kanker. Intervensi psikososial berbasis keluarga disarankan untuk mengoptimalkan kesejahteraan mental pasien kanker.



