Pengaruh Pemberian Tempe Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin (Hb) Pada Remaja Di Boarding School
DOI:
https://doi.org/10.26576/profesi.v24i1.405Keywords:
Efektifitas, Tempe, Kadar HB, Remaja PutriAbstract
Abstrak
Latar Belakang : Remaja merupakan kelompok rentan yang sering mengalami masalah gizi anemia. Prevalensi nasional anemia di Indonesia masih cukup tinggi yaitu 48,9%. Upaya yang dilakukan dengan memberikan makanan berupa snck pada rmeaja putri yaitu pemberian tempe. Alasan pemberin tempe karena sangat baik dikonsumsi oleh semua kelompok usia. Kandungan asam amino dalam tempe lebih tinggi 24 kali lipat dibandingkan susu kedelai. Tempe merupakan bahan pangan fungsional pilihan dengan kandungan seluruh zat gizi yang dibutuhkan untuk menanggulangi anemia. Tujuan : untuk menganalisa pemberian tempe efektif dalam peningkatan kadar Hb pada remaja. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen pre dan post test. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi MAN 2 Surakarta.teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Diukur menggunakan Hb digital. Hasil : Analisa data menggunakan wilcoxon. Mayoritas umur remaja adalah 17 tahun sebanyak 5 responden (41,7%). Usia menarche mayoritas 11 tahun sebnayak 8 responden (66,7%) dan lama menstruasi sebagian besar 5-7 hari sebanyak 5 responden (45,5%). Rata-rata kadar HB remaja putri sebelum diberikan tempe adalah (11,37) Rata-rata kadar HB remaja putri sesudah diberikan tempe adalah (13,17). Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian tempe terhadap kadar haemoglobin remaja putri di MAN II Surakarta dengan nilai p value = 0,006



